Nasib kurang mujur pernah dialami presenter kondang Raffi Ahmad pada Oktober 2019 lalu.
Seperti diketahui, mobil Lamborghini milik Raffi Ahmad yang masih baru terbakar di Jalan Raya Sudirman, Sentul City.
Raffi Ahmad pun harus kehilangan uang miliaran rupiah dari peristiwa tersebut, belum lagi ia harus menggelontorkan uang untuk mereparasi mobil Lamborghininya, lantaran tak memiliki asuransi.
Pada peristiwa tersebut beruntung Raffi tak mengendarai mobilnya dan sang sopir selamat usai menyelamatkan diri.
Kini setelah satu tahun berlalu, Raffi dan sang sopir baru mengungkap peristiwa kurang mujur itu, dalam sebuah vlog yang diunggah di kanal YouTube Rans Entertainment pada Rabu, 3 Februari 2021.
Saliman, sopir Raffi Ahmad mengaku mesin mobil mewah sang bos sudah mulai panas saat akan dibawa pulang dari Sentul.
Sopir Raffi itu pun sempat kepanikan lantaran tak bisa menemukan tempat luas untuk menepi dan mendinginkan mesin.
“Kondisi jalan Sentul dicor setengah jadi macet, terus saya bilang ikut sampai tol aja, pas di tengah jalan temperatur mulai naik,” ujar Saliman seperti dikutip Pikiran-Rakyat.com dari kanal YouTube Rans Entertainment.
Saliman yang mulai panik langsung menelepon rekannya sesama sopir di rumah Raffi dan meminta pertolongan.
Raffi yang masih marah jika mengingat peristiwa mobilnya terbakar sempat menyalahkan sang sopir.
“Itu kan jalan Sentul rada naik, harusnya masuk 1 atau 2, mungkin kamu pasti automatic jadi panas,” kata Raffi memarahi sang sopir.
Api mulai muncul setelah Saliman berhasil memarkirkan mobil bosnya di tempat yang lebih lapang.
Baca Juga: Ingin Gaet Lionel Messi, PSG Bakal Perpanjang Kontrak Neymar
Saliman yang hanya seorang diri mencoba memadamkan api dengan mencari air di warung sekitarnya.
“Setelah parkir api nyala, kecil tapi nggak bisa dimatiin. Saya sampai cari air di warung sekitar situ pakai jeriken buat memadamkan api,” kata Saliman menceritakan kronologi kebakaran itu.
Sopir Raffi itu mengaku lemas harus memadamkan api seorang diri tanpa ada orang yang membantu.
Beruntung ia berhasil menghentikan mobil tangki air dan bisa memadamkan api di mobil Raffi.
“Ada mobil tangki, saya tarik selang buat matiin apinya sampai keringetan,” ujar Saliman.
Lantaran tak memiliki asuransi, Raffi mengaku harus mereparasi mobil dengan uangnya sendiri. Bahkan ia harus menggunakan sparepart dari Italia.
Raffi berharap reparasi mobilnya bisa sukses dan bisa terlihat lebih baik dari mobil sebelumnya.
“Tapi saya yakin hasilnya bakal bagus,” kata Raffi.***
